BREAKING
NEWS
Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴 Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴 Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa 🔴 Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi 🔴 Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan 🔴 Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com 🔴 Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual 🔴
ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI •
📡 BMKG LIVE • Jakarta Pusat: Cerah 28°C (RH: 76%, Angin: 1.1 km/j)   ••   đŸŒ¤ī¸ Surabaya: Cerah Berawan 33°C   ••   đŸŒ§ī¸ Bandung: Hujan Ringan 24°C   ••   ⛅ Medan: Berawan 31°C   ••   â˜€ī¸ Makassar: Cerah 30°C   ••   â›ˆī¸ Palembang: Hujan Petir 27°C     |     📡 BMKG LIVE • Jakarta Pusat: Cerah 28°C (RH: 76%, Angin: 1.1 km/j)   ••   đŸŒ¤ī¸ Surabaya: Cerah Berawan 33°C   ••   đŸŒ§ī¸ Bandung: Hujan Ringan 24°C   ••   ⛅ Medan: Berawan 31°C   ••   â˜€ī¸ Makassar: Cerah 30°C   ••   â›ˆī¸ Palembang: Hujan Petir 27°C     |    
KUMPULAN ARSIP LIPUTAN

# PENDIDIKAN

Menampilkan total populasi 1 laporan berita terverifikasi

Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026: Pati Jadi Tuan Rumah Pembuka Gelar Karya, Pamerkan Kreativitas Siswa dari Lima Bidang Seni

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id , 26 Agustus 2026 – Kabupaten Pati, Jawa Tengah, resmi menjadi lokasi pembuka rangkaian Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 ini menampilkan ragam ekspresi seni peserta didik hasil kolaborasi intensif antara siswa, seniman profesional, dan guru pendamping di bawah naungan Kementerian Kebudayaan. GSMS merupakan program strategis Kementerian Kebudayaan yang bertujuan memperluas akses pembelajaran seni dan budaya bagi peserta didik. Berbeda dengan pendekatan konvensional, program ini menekankan pada pengalaman langsung (experiential learning) di mana siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat dalam proses belajar, berlatih, dan berkarya bersama para praktisi seni. Tahun ini, GSMS 2026 dilaksanakan melalui skema sharing cost atau berbagi biaya antara Kementerian Kebudayaan dan pemerintah daerah. Program ini melibatkan skala nasional yang signifikan, mencakup 25 pemerintah daerah, 216 sekolah, 221 seniman, dan 221 guru pendamping. Dari total 216 sekolah yang terlibat, komposisinya meliputi 116 Sekolah Dasar (SD), 86 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 4 Sekolah Menengah Atas (SMA), 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 5 Sekolah Luar Biasa (SLB), dan 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Keragaman jenis sekolah ini menunjukkan inklusivitas program dalam menjangkau berbagai jenjang pendidikan. Proses pembelajaran berlangsung serentak dari 15 Juli hingga 4 September 2026, terdiri dari 15 kali pertemuan. Dalam setiap sesi, seniman berperan sebagai mentor yang membagikan pengetahuan teknis, keterampilan, pengalaman kreatif, serta filosofi berkarya, sementara guru pendamping memastikan integrasi pembelajaran berjalan lancar di lingkungan sekolah. Sebagai bagian dari rangkaian utama, Gelar Karya dijadwalkan berlangsung secara nasional dari 22 Agustus hingga 20 Oktober 2026 di berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi peserta didik untuk menampilkan hasil proses pembelajaran dan latihan yang telah dilakukan bersama seniman dan guru pendamping selama beberapa bulan terakhir. Sebagai tuan rumah pembuka, Kabupaten Pati menampilkan kekayaan ekspresi siswa dalam lima bidang seni utama. Pertama adalah Seni Pertunjukan yang meliputi Kethoprak dan Teatrikal, serta Seni Media Baru berupa karya Film yang mengadaptasi teknologi modern dalam bercerita. Selain itu, peserta didik juga menampilkan Seni Sastra melalui Musikalisasi Puisi, pertunjukan Seni Suara, serta pameran Seni Rupa. Keberagaman karya yang ditampilkan di Pati bukan sekadar pertunjukan, melainkan bukti nyata bagaimana ruang sekolah dapat bertransformasi menjadi inkubator kreativitas. Peserta didik didorong untuk mengembangkan keberanian tampil, mengasah keterampilan teknis, dan membangun apresiasi mendalam terhadap warisan budaya Indonesia. Pada saat yang sama, Gelar Karya menjadi ruang apresiasi bagi masyarakat sekaligus memperlihatkan hasil kolaborasi antara peserta didik, seniman, sekolah, pemerintah daerah, dan Kementerian Kebudayaan. Melalui GSMS, Kementerian Kebudayaan berupaya menciptakan ruang pertemuan yang produktif antara seniman mapan dan generasi muda. Hal ini dinilai krusial untuk memperkuat regenerasi di bidang seni dan budaya tanah air, sehingga estafet kelestarian seni dapat terus berlanjut di tangan generasi penerus. Dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program ini. Dengan kolaborasi yang kuat, semakin banyak peserta didik yang memperoleh kesempatan emas untuk mengenal, mempelajari, dan mengembangkan potensi seni serta budaya Indonesia secara lebih mendalam dan bermakna. *Tentang Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS)* Gerakan Seniman Masuk Sekolah adalah inisiatif Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang memfasilitasi keterlibatan langsung seniman dalam proses pendidikan di sekolah. Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan akses pembelajaran seni, memperkaya kurikulum sekolah dengan praktik kreatif, dan mendukung pelestarian serta inovasi budaya Indonesia melalui tangan-tangan muda generasi penerus.

âœī¸ Zaenal Arifin  •  📅 26 Agustus 2026 BACA ANALISIS »